ASESMEN
DAN PERENCANAAN BIMBINGAN KONSELING
Asesmen merupakan cara salah satu kegiatan
pengukuran, dalam bidang bimbingan
konseling yaitu mengukur suatu proses konseling yang harus dilakukan
konselor sebelum, selama, dan setelah konseling tersebut dilaksanakan.
A.
FUNGSI
ASESMEN
- Fungsi Seleksi yaitu memutuskan individu yang dipilih,
- fungsi klasifikasi yaitu mengelompokkan individu dalam kelompok sejenisnya,
- fungsi deskripsi yaitu menyungguhkan hasil asessmen psikologi,
- Mengevaluasi
B.
TUJUAN
ASESMEN
- Orientasi; membantu mengenal diri sendiri dan lingkungannya, mewujudkan dan mengarahkan diri.
- Identifikasi masalah; membantu orang tua dalam memahmi anaknya dan begitu juga dengan guru serta orang lain.
- Mememcahkan masalah dan mencari alternatif solusi
- Membantu apakah konseling telah membantu dengan efektif.
C.
PROGRAM BIMBINGAN KONSELING
·
Kurikulum
bimbingan dan Konseling
Seperangkat aktivitas yang
dirancang untuk memfasilitasi perkembangan peserta didik atau klien dengan layanan dasar
·
Perencanaan
1.
Analisis
kebutuhan dan permasalahan siswa
2.
penentuan tujuan
program layanan BK yang hendak dicapai
3.
analisis
situasi dan kondisi disekolah
4.
penentuan
jenis-jenis kegiatan yang akan dilakukan
5.
penetapan
metode dan teknik yang akan digunakan dalam kegiatan
6.
penetapan
personel-personel yang akan melaksanakan kegiatan yang akan ditetapkan
7.
persiapan
fasilitas dan biaya pelaksanaan kegiatan-kegiatan bimbingan yang direncanakan
8.
perkiraan
tentang hambatan-hambatan yang akan ditemui dan usaha-usaha apa yang akan dilakukan
dalam mengatasi hambatan-hambatan.
·
Layanan
Responsif
Merupakan layanan yang harus segera diberikan kepada peserta didik
atau klien.
·
Dukungan
Sistem
Dukungan sistem ini berupa layanan pendukung seperti mengikuti
seminar, workshop dsb.
D.
PERAN GURU
dalam PELAKSANAAN BK
- perlakuan terhadap siswa sebagai individu yang memiliki potensi untuk berkembang,
- sikap positif dan wajar terhadap siswa,
- pemahaman siswa secara empirik,
- penghargaan terhadap martabat sisw sebagai makhluk,
- penampilan siswa secara ikhlas di depan siswa,
- kekonkritan dalam menyatakan diri,
- penerimaan siswa apa adanya,
- perlakuan terhadap siswa secara terbuka,
- kepekaan terhadap perasaan siswa,
- kesadaran terhadap tujuan mengajar.
E.
RENCANA
OPERASIONAL (ACTION PLAN)
diperlukan untuk menjamin
peluncuran program Bimbingan dan Konseling dapat dilaksanakan secara efektif
dan efesien. Rencana kegiatan adalah uraian detail dari program yang
menggambarkan struktur isi program, baik kegiatan di Sekolah/Madrasah maupun
luar Sekolah/Madrasah, untuk memfasilitasi peserta didik mencapai tugas
perkembangan atau kompetensi tertentu.
F.
ANGGARAN
Rencana anggaran untuk
mendukung implementasi program dinyatakan secara cermat, rasional, dan
realistik.
SUMBER:
Sutirna.
2013. Bimbingan dan Konseling
(Pendidikan Formal, Nonformal dan Informal).
Yogyakarta: Andi.
Akib
Zainal. 2003. Perpesionalisme Guru
dalam Pembelajaran. Surabaya: Insan Cendikia.
Hasan
Yasri. Bahan Ajar BK Mahasiswa PGSD STKIP H amzanwadi
selong NTB.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar